persiapan wordpress

Persiapan Membuat Situs WordPress

  1. Persiapan Membuat Situs WordPress
  2. Mengenal Perbedaan WordPress.com & WordPress Self-Host
  3. Cara Memilih Hosting Yang Tepat
  4. Cara Mudah Memasang WordPress Menggunakan WP Hosting
  5. Instalasi WordPress Pada cPanel
  6. Cara Memasang Plugin Di WordPress Scheduled for 9 December 2022

Setiap website membutuhkan domain untuk nama website dan web hosting untuk menampung gambar, tema, plugin dan file-file pengguna lainnya. Selain itu, kita juga memerlukan database karena WordPress termasuk website dinamis, yang memerlukan database untuk menyimpan data, dalam hal ini artikel.

πŸ“’ Info
Artikel mungkin berisi link afiliasi, kami menerima sedikit komisi dari link tersebut.

 

Setidaknya ada tiga tahap yang diperlukan untuk membuat website, yaitu:

  • Ide konten (pikirkan topik (niche) yang akan diangkat, misalnya tentang budidaya ikan, tentang pengajaran, percetakan dan lain-lain)
  • Nama domain (ini akan jadi nama website, misalnya maucariapa.com)
  • Web hosting agar website dapat diakses secara online

Kita akan bedah masing-masing poin diatas, yaitu:

Ide konten

Tahap ini merupakan tahapan awal dan cukup sulit bagi mereka yang belum pernah membuat website/blog, terutama ide konten ini akan menjadi corak website kita yang beda dari orang lain, dan tentunya unik. Ini diperlukan agar kita terhindar dari masalah hak cipta, seperti masalah hak cipta yang biasanya menggunakan DMCA sebagai salah satu solusi bagi blogger kurang budget.

Selain menggunakan layanan DMCA, pemilik website mungkin saja menggunakan jasa pengacara, dengan meminta tuntutan yang tidak masuk akal, namun mau tidak mau harus di hadapi. Maka dari itu, kita harus hati-hati terhadap ide konten, topik/niche blog bahkan sampai isi artikelnya, harus diperhatikan dengan baik.

Sebetulnya kita boleh saja mengutip sebagian isi artikel, dengan catatan mencantumkan sumber website berupa URL dari artikel yang kita ambil. Atau menyalin seluruh isi artikel apabila kita telah mendapatkan izin dari penulis, seperti advertorial pada blog ini yang tidak saya edit atau saya ambil sebagian. Semua bagian artikel tersebut saya publikasikan karena telah mendapat izin dari pihak yang bersangkutan, bahkan dalam hal ini, pemilik artikel sangat senang artikelnya dipublikasikan secara penuh dan tanpa biaya.

Nama domain

Setelah selesai memilih ide konten, langkah selanjutnya yaitu pemilihan nama domain, harap perhatikan langkah ini, karena sangat berkaitan dengan masa depan website kita. Pastikan nama yang akan digunakan tidak pernah/belum digunakan orang lain dan tidak melanggar hak cipta, karena akan rumit kedepannya kalau kita berhadapan dengan masalah hak cipta seperti pada kasus nama domain BMW (bmw.com.vnbmwmotorrad.com.vn, bmw-motorrad.com.vn, bmwmotorrad.vn dan bmw-motorrad.vn) yang digunakan secara sepihak oleh orang Vietnamβ€’tanpa izin, BMW-Motorrad merupakan divisi sepeda motor milik BMW, jadi secara hukum nama tersebut dibawah naungan BMW. Pada kasus yang secara mutlak dimenangkan oleh BMW ini, pihak yang kalah harus:

  • Pihak yang kalah harus menyerahkan nama domain yang disengketakan;
  • Kompensasi sebesar 500 juta VND (Vietnamese Dong) atas kerugian yang ditimbulkan;
  • Pemulihan biaya hukum sebesar 200 juta VND (Vietnamese Dong),
  • Permintaan maaf secara umum di media massa.

Untuk menghindari kasus seperti diatas, sebaiknya pilih nama website yang tidak ikut-ikutan tren atau yang viral namun tetap masuk/sesuai ide konten, karena sangat rentan di klaim orang lain.

Web hosting

Memilih web hosting merupakan pekerjaan yang cukup rumit, karena kita harus memilih penyedia layanan hosting yang memiliki kualitas baik, harga yang sesuai budget dan performa yang dapat diandalkan. Untuk memilih web hosting dengan kriteria tersebut, saya memiliki beberapa rekomendasi web hosting seperti pada tabel berikut:

No Nama Hosting Jenis Hosting Gratis Harga Mulai Dari URL/Website
VPS Shared Managed
(WP Hosting)
Domain IP Static Whois DNS Mgmt Firewall Lainnya Bulanan Tahunan
1 AWS Lightsail βœ“ X X X βœ“ X X βœ“ Gratis 3 bulan
pertama
$3,5 Lightsail
2 DigitalOcean βœ“ X X X βœ“ βœ“ βœ“ βœ“ Kredit $100 utk
3 bulan
$6 DigitalOcean
3 IDCloudHost X βœ“ X X X X βœ“ X 15K 170K Shared
4 IDCloudHost βœ“ X X X βœ“ X X βœ“ 50K VPS
5 Niagahoster X βœ“ X βœ“ X βœ“ βœ“ X Tema Khusus
untuk Blog
29K 353K SimpleWP
6 Niagahoster βœ“ X X X βœ“ X βœ“ βœ“ Full Akses Root 97K Cloud VPS
7 JagoanHosting X βœ“ X βœ“ X X X X Free Divi Premium
Free 2 Premium Plugin
9K Shared
8 JagoanHosting βœ“ X X X X X X βœ“ Unlimited Bandwidth
(Sesuai FUP)
80K VPS
9 Bluehost X X βœ“ βœ“ X X βœ“ X Free Domain
Free CDN
Free SSL
$2.95 WP Hosting

Tabel diatas merupakan penyedia layanan hosting yang pernah saya coba, baik secara bulanan maupun trial. Karena tanpa dicoba, kita tidak akan tahu bagaimana kualitas masing-masing penyedia hosting.

πŸ’‘ Tips
Pilih hosting yang sudah termasuk domain untuk menekan biaya pengeluaran.

Apabila ada pertanyaan tentang memilih hosting, domain, maupun lainnya dapat bertanya di kolom komentar atau melalui email [email protected]. Atau jika Anda memiliki kriteria, atau pilihan penyedia layanan hosting yang tidak disebutkan pada tabel diatas, silakan digunakan saja dengan mempertimbangkan spesifikasi hosting yang akan digunakan.

Setelah selesai mempersiapkan ide konten, pemilihan nama domain dan layanan hosting, langkah selanjutnya yaitu mengenal perbedaan WordPress agar memudahkan pembaca memilih versi WordPress yang tepat.





Tanggal:

| Topik:

Penulis:


Sumber pendapatan MauCariApa.com berasal dari iklan dan tautan afiliasi, kami akan mendapat komisi kecil. Tetapi ada beberapa cara lain seperti berkontribusi pada platform Nih Buat Jajan &Β PayPal, atau dengan membeli karya Belajar WordPress (seri artikel ini gratis, pembelian dimaksudkan sebagai pengganti donasi).


 



Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *