Persiapan membuat situs WordPress

ff1c4a70.png

Setiap website membutuhkan domain untuk nama website dan web hosting untuk menampung gambar, tema, plugin dan file-file pengguna lainnya. Selain itu, kita juga memerlukan database karena WordPress termasuk website dinamis, yang memerlukan database untuk menyimpan data, dalam hal ini artikel.

Setidaknya ada tiga tahap yang diperlukan untuk membuat website, yaitu:

  • Ide konten (pikirkan topik (niche) yang akan diangkat, misalnya tentang budidaya ikan, tentang belajar daring, percetakan dan lain-lain)
  • Nama domain (ini akan jadi nama website, misalnya maucariapa.com)
  • Web hosting agar website dapat diakses secara online

Kita akan bedah masing-masing poin diatas, yaitu:

Ide konten

Tahap ini merupakan tahapan awal dan cukup sulit bagi mereka yang belum pernah membuat website/blog, terutama ide konten ini akan menjadi corak website kita yang beda dari orang lain, dan tentunya unik. Ini diperlukan agar kita terhindar dari masalah hak cipta, seperti masalah hak cipta yang biasanya menggunakan DMCA sebagai salah satu solusi bagi blogger kurang budget.

Selain menggunakan layanan DMCA, pemilik website mungkin saja menggunakan jasa pengacara, dengan meminta tuntutan yang tidak masuk akal, namun mau tidak mau harus di hadapi. Maka dari itu, kita harus hati-hati terhadap ide konten, topik/niche blog bahkan sampai isi artikelnya, harus diperhatikan dengan baik.

Sebetulnya kita boleh saja mengutip sebagian isi artikel, dengan catatan mencantumkan sumber website berupa URL dari artikel yang kita ambil. Atau menyalin seluruh isi artikel apabila kita telah mendapatkan izin dari penulis, seperti advertorial pada blog ini yang tidak saya edit atau saya ambil sebagian. Semua bagian artikel tersebut saya publikasikan karena telah mendapat izin dari pihak yang bersangkutan, bahkan dalam hal ini, pemilik artikel sangat senang artikelnya dipublikasikan secara penuh dan tanpa biaya.

Nama domain

Setelah selesai memilih ide konten, langkah selanjutnya yaitu pemilihan nama domain, harap perhatikan langkah ini, karena sangat berkaitan dengan masa depan website kita. Pastikan nama yang akan digunakan tidak pernah/belum digunakan orang lain dan tidak melanggar hak cipta, karena akan rumit kedepannya kalau kita berhadapan dengan masalah hak cipta seperti pada kasus nama domain BMW (bmw.com.vnbmwmotorrad.com.vn, bmw-motorrad.com.vn, bmwmotorrad.vn dan bmw-motorrad.vn) yang digunakan secara sepihak oleh orang Vietnam tanpa izin, BMW-Motorrad merupakan divisi sepeda motor milik BMW, jadi secara hukum nama tersebut dibawah naungan BMW. Pada kasus yang secara mutlak dimenangkan oleh BMW ini, pihak yang kalah harus:

  • Pihak yang kalah harus menyerahkan nama domain yang disengketakan;
  • Kompensasi sebesar 500 juta VND (Vietnamese Dong) atas kerugian yang ditimbulkan;
  • Pemulihan biaya hukum sebesar 200 juta VND (Vietnamese Dong),
  • Permintaan maaf secara umum di media massa.
Recommended:  Cara memilih hosting yang tepat

Untuk menghindari kasus seperti diatas, sebaiknya pilih nama website yang tidak ikut-ikutan tren atau yang viral namun tetap masuk/sesuai ide konten, karena sangat rentan di klaim orang lain.

Web hosting

Memilih web hosting merupakan pekerjaan yang cukup rumit, karena kita harus memilih penyedia layanan hosting yang memiliki kualitas baik, harga yang sesuai budget dan performa yang dapat diandalkan. Apabila ada pertanyaan tentang memilih hosting, domain, maupun lainnya dapat bertanya di kolom komentar atau melalui halaman kontak.

Setelah selesai mempersiapkan ide konten, pemilihan nama domain dan layanan hosting, langkah selanjutnya yaitu mengenal perbedaan WordPress agar memudahkan pembaca memilih versi WordPress yang tepat.


Discover more from MauCariApa.com

Subscribe to get the latest posts to your email.

Discover more from MauCariApa.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading