Indonesia Website Awards

Windows 10 Tidak Akan Mendapat Pembaruan Versi Baru

cf9297f9.jpeg

Windows 10 bersiap mencapai ujung jalan dengan rilis saat ini – versi 22H2, yang dikonfirmasi sebagai versi terakhir OS tersebut. Namun dukungan untuk pembaruan non-OS akan tetap berjalan hingga 14 Oktober 2025.

Windows 10 pertama kali dirilis pada 2015 silam, itu artinya OS ini telah aktif selama kurang lebih 8 tahun dan ini saatnya Microsoft mengganti pakaian baru mereka, menempatkan Windows 10 di versi final dan fokus ke Windows 11. Namun Windows 10 Home dan Pro, serta edisi Enterprise dan Education, semuanya akan dihentikan pada 14 Oktober 2025.“Kami menyadari bahwa pembaruan peta jalan klien Windows yang jelas membantu konsumen dan organisasi merencanakan aktivitas rilis Windows mereka,” kata Manajer Produk Utama Microsoft untuk Layanan dan Pengiriman Windows Jason Leznek, mengumumkan pembaruan di blog Windows IT Pro.

Kabar baiknya adalah bahwa semua edisi Windows 10 akan tetap mendukung rilis pembaruan keamanan bulanan hingga tanggal tersebut, sementara rilis saluran layanan jangka panjang (LTSC) akan terus menerima pembaruan setelah tanggal tersebut berdasarkan siklus hidupnya yang spesifik.

Namun, Microsoft telah memperjelas bahwa mereka ingin pengguna “bertransisi ke Windows 11 sekarang karena tidak akan ada pembaruan fitur tambahan untuk Windows 10.” Ini mungkin lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, karena Windows 11 membawa persyaratan perangkat keras, seperti Trusted Platform Module (TPM) versi 2.0 dan firmware UEFI dengan Secure Boot, yang berarti beberapa pengguna tidak akan dapat memutakhirkan dari Windows 10 pada perangkat mereka.

Recommended:  Vivo Rili Funtouch OS 13 Berbasis Android 13 Mulai Oktober 2022